Petinggi Sarekat Islam Bicara Tentang People Power, Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 14 Maret 2022 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERAMBI ISLAM – Sekretaris Jenderal Sarekat Islam (SI) Ferry Juliantono berbicara tentang kekuatan massa atau people power terkait penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Penudaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden tak bisa dipaksakan.

Hal tersebut disampaikan Ferry pada acara diskusi publik bertajuk “Konstitusi Diujung Tanduk” di Kantor Dekopinwil DKI, Jakarta Selatan, Jumat 11 Maret 2022

Inisitor penyelenggaran acara adalah Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia (PMKI).

Menurut Ferry, jangan karena merasa kuat dan tidak memperhatikan suara-suara rakayat penundaan dan perpanjangan masa jabatan presiden tetap dipaksakan.

Menurut Ferry, SI tidak hanya siap pada tataran konsep pemikiran tapi juga menghimpun kekuatan bersama elemen lain untuk menolak penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan yang diusulkan segelintir elit partai politik tersebut.

“Ini ormas Islam, ormas keagamaan tertua.”

“Mudah-mudahan itu bisa menjadi kekuatan bukan hanya kekuatan pemikiran dari perhimpunan menemukan kembali indonesia (PMKI) tapi juga ya kalau yang kuasa sekrang nantang-nantang penundaan (Pemulu) kita juga sudah siap untuk menggunakan kekuatan rakyat atau peopel power,” katanya.

Ferry menyebut elemen lain yang siap bergabung menolak penundaan Pemilu. Dia mencontohkan organisasi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang dipimpin Moho.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Jumhur Hidayat dan Gerakan Mahasiswa dari berbagai kampus yang didengar Ferry dari Dosen UNJ Ubadillah Badron. Mereka ini menyampaikan kesiapannya melakukan perlawanan untuk menolak penundaan Pemilu.

“Mudah-mudahan dengn organisasi buruh nanti bersama elemen-elemen buruh lainnya, saya dari SI bisa berhimpun dengan kekuatan-kekuatan lainya.”

“Ubadillah Badron yang menginformasikan banyak kampus-kampus yang rapat-rapat juga,” sebut Ferry.

“Jadi harapannya sbenarnya kalau PMKI mencanangkan kekuatan pemikiran tentang bagaimana menemukan narasi imajinasi kita tentang Indonesia ke depan, harapan kita.”

“saya pribadi kita mulai bisa menyampaikan kepada masyarakat tentang perlunya kita menghimpun kekuatan massa, kekuatan rakyat,” tambah Ferry.

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan hanya kekuaan massa yang bisa berhadapan dan melawan kekuasaan, yang dibekingi oleh oligarki.

“Jadi kita ini yang paling pas berhadapannya dengan oligarki dan yang bisa berhadapan dengan oligarki adalah kekuatan massa kita. Insya Allah kita ada SI, ada KSPSI dan lain-lain itu kita bisa menyampaikan kepada penguasa kita siap people power. ”

“Siap menggunakan kekuatan rakyat juga. Inilah pilihannya nanti kita sampaikan ke rakyat, pilih yang kuasa atau pilih kekuatan kita,” tegas Ferry.

Hal yang sama juga disampaikan Direktur Indonesian Political Actions (IPA) Andrianto. Andrianto menyangkan jawaban Presiden Jokowi yang tidak tegas menolak usulan penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden tersebut.

“Itu suatu pernyataan yang menurut hemat kami adalah pernyataan yang ambivalen, pernyataan yang membuat kita jadi miris apakah seperti itu sikap seorang kepala negara. ”

“Harusnya dalam bayangan kepala kita seorang kepala negara menyampaikan sikap tegas menolak penundaan Pemilu,” pungkasnya.***

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Perkuat Jejaring Profesional Industri Keuangan
Haji 2026 Lebih Terjangkau, Komisi VIII DPR RI Sepakati BPIH Baru
Kick Off Indonesia Jaga Palestina: Dari Jakarta, Suara Kemanusiaan Menggema
FORNAS VIII NTB Hadirkan Panggung Rakyat, Slank Jadi Tampil Spesial
Klarifikasi Ijazah Sang Mantan Presiden Jokowi: Datang, Irit Bicara, dan Serahkan Bukti di Bareskrim Polri
Tantangan Serius Dunia Pers Modern, Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja Melanda Industri Media
Presiden Prabowo Umumkan Pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh dan Satgas PHK, Hadiah Hari Buruh
Puskopau Lanud Halim Perdanakusuma Bukan Pemilik Oriental Circus Indonesia, Ini Penegasan TNI AU

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:55 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Perkuat Jejaring Profesional Industri Keuangan

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:07 WIB

Haji 2026 Lebih Terjangkau, Komisi VIII DPR RI Sepakati BPIH Baru

Minggu, 19 Oktober 2025 - 20:08 WIB

Kick Off Indonesia Jaga Palestina: Dari Jakarta, Suara Kemanusiaan Menggema

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:35 WIB

FORNAS VIII NTB Hadirkan Panggung Rakyat, Slank Jadi Tampil Spesial

Selasa, 20 Mei 2025 - 15:24 WIB

Klarifikasi Ijazah Sang Mantan Presiden Jokowi: Datang, Irit Bicara, dan Serahkan Bukti di Bareskrim Polri

Berita Terbaru

Pers Rilis

AI Rudder Perkuat Inovasi Digital CIMB Niaga melalui Solusi AI

Senin, 27 Apr 2026 - 14:29 WIB