Menteri Bappenas Rachmat Pambudy: Program Makan Bergizi Gratis Dorong Permintaan Baru Hasil Tani Lokal

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 31 Desember 2024 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Bappenas Rachmat Pambudy. (Facebook.com @Kementerian PPN/Bappenas)

Menteri Bappenas Rachmat Pambudy. (Facebook.com @Kementerian PPN/Bappenas)

SERAMBIISLAM.COM – Menteri Bappenas Rachmat Pambudy optimistis program Makan Bergizi Gratis akan mendorong permintaan hasil pertanian lokal.

Dikutip Pangannews.com, hal itu akan berdampak pada pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

Rachmat Pambudy menyampaikan kata sambutannya dalam acara Musrenbangnas (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional) RPJMN 2025-2029, di Bappenas, Jakarta, Senin (30/12/2024)

Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi pada anak-anak di sekolah dan ibu hamil semata.

Akan tetapi juga akan mendorong permintaan baru terhadap hasil pertanian.

“Program makan bergizi akan mendorong permintaan baru terhadap hasil pertanian, pangan dan lapangan kerja, sarana dan prasarana logistik.”

‘”Dan permintaan ini akan menumbuhkan desa swasembada pangan, energi, dan air yang bersinergi dengan pengembangan hutan sebagai cadangan pangan, energi, dan air,” jelasnya.

Program Makan Bergizi Gratis juga disebut turut akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas..

Dan akan menciptakan lapangan pekerjaan yang baru hingga pertumbuhan ekonomi kisaran 0,86% di awal tahun pertama RPJMN.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

“Program ini tidak hanya memenuhi gizi ibu hamil, balita dan anak sekolah, tapi juga mendorong prestasi dan partisipasi siswa.”

“PSN ini akan meningkatkan kejahteraan masyarakat luas, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,86% di tahun pertama RPJMN,” tuturnya.

Program ini pun dijelaskan termasuk salah satu Big Push Strategy yang akan dapat langsung dirasakan manfaatnya dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan.

“Ini adalah contoh Big Push Strategy yang langsung bisa dilaksanakan karena agregat demand yang besar diminta akan menimbulkan supply juga yang besar.”

“Jadi, demand create supply ini akan menjadi dorongan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa,” kata Menbappenas

Untuk itu, besar harapan program ini akan berdampak luas secara merata dan dirasakan kepada penerima manfaat tepat sasaran.

“Diharapkan program PSN ini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah sehingga bisa menopang pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” tutupnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Duniaenergi.com dan Infomaritim.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Haiupdate.com dan Infoups.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 08531555778808781555778808111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

Dari Krisis ke Prestasi: Jejak Transformasi KAI di Bawah Didiek
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Lonjakan BBM Non-Subsidi 1,4 Juta KL, Apa Penyebabnya?
Data Ungkap Margin BSI Tembus 11 Persen, Jauh dari Malaysia
Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers
Pengawasan Beras Oplosan Terkuak, Konsumen Terlindungi Harga dan Kualitas
Pasar Saham RI Siap Sambut Lonjakan, CSA Index Agustus Sentuh Level 82,3
Tiga Jalur Pipa Laut Tua PHE ONWJ Diremajakan Demi Keamanan Energi Nasional

Berita Terkait

Senin, 22 September 2025 - 11:07 WIB

Dari Krisis ke Prestasi: Jejak Transformasi KAI di Bawah Didiek

Senin, 15 September 2025 - 06:44 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Kamis, 4 September 2025 - 11:25 WIB

Lonjakan BBM Non-Subsidi 1,4 Juta KL, Apa Penyebabnya?

Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:39 WIB

Data Ungkap Margin BSI Tembus 11 Persen, Jauh dari Malaysia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:53 WIB

Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers

Berita Terbaru