18 Tentara Suriah Tewas dan Puluhan Orang Terluka Akibat Serangan Bom Bus

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 02:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bom Bus Tewaskan 18 Tentara Suriah. (Pixabay.com/AlexAntropov86)

Bom Bus Tewaskan 18 Tentara Suriah. (Pixabay.com/AlexAntropov86)

SERAMBIISLAM.COM – Sebuah aksi pengeboman terhadap sebuah bus di pinggiran kota Damaskus pada Kamis 13 Oktober 2022 menewaskan 18 tentara Suriah dan melukai sedikitnya 27 orang lainnya.

Lapor media pemerintah Suriah yang mengutip sumber militer, sementara pertempuran di wilayah utara di negara itu meningkat.

Serangan serupa dalam beberapa tahun terakhir telah menewaskan dan melukai puluhan tentara di sejumlah wilayah yang dikuasai oleh pemerintah di negara yang dilanda perang itu.

Pada Maret lalu, kelompok militan menyerang sebuah bus militer di dekat Palmyra di Suriah tengah, menewaskan 13 tentara dan melukai 18 lainnya.

Pihak berwenang Suriah pada masa lalu menyalahkan serangan-serangan semacam itu pada militan kelompok Negara Islam (ISIS) yang telah aktif di Suriah selatan dan tengah, meskipun kehilangan kendali teritorial di negara itu sejak 2019.

Di Suriah utara, anggota kelompok yang terkait dengan Al Qaeda merebut sebuah kota yang telah dikuasai oleh pejuang oposisi yang didukung Turki sejak 2018.

Penaklukan kota Afrin oleh anggota Hayat Tahrir al-Sham (HTS) yang merupakan kelompok pemberontak terkuat di wilayah barat laut yang dikuasai para pemberontak.

Terjadi setelah berlangsungnya pertempuran selama beberapa hari antara kelompok-kelompok pemberontak yang bersaing di daerah itu.

Respons Kemanusiaan Suriah, sebuah organisasi non-pemerintah di Suriah utara, mengatakan pertempuran terakhir menyebabkan empat warga sipil tewas dan 28 lainnya terluka.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Sementara sekitar 1.000 keluarga telah meninggalkan rumah mereka akibat pertempuran di wilayah tersebut.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Serambiislam.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Menelusuri Peradaban Islam Lewat Sejarah Haji dan Dua Masjid Suci
Pangeran Tidur Arab Saudi Wafat Usai 20 Tahun Koma di Riyadh
Kurangi Ketegantungan Impor Mineral Kritis dari Tiongkok, Presiden AS Donald Trump Minta Mendag
Gempa Dahsyat Mengguncang Myanmar, Lebih dari 2.700 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
Mesir Akhirnya Dapat Pinjaman $1,2 Miliar dari IMF Usai Lolos dari Evaluasi ke-4 Program Reformasi
PBB Pangkas Dana untuk Pengungsi Rohingya di Indonesia Akibat Bantuan Amerika Serikat Dibekukan
Di Tengah Reruntuhan Rumah Bangunan yang Hancur, Warga Gaza Palestina Berbuka Puasa Ramadhan
Dengan Beragam Tradisinya, Umat Islam di Berbagai Belahan Dunia Sambut Ramadan

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 07:00 WIB

Menelusuri Peradaban Islam Lewat Sejarah Haji dan Dua Masjid Suci

Senin, 21 Juli 2025 - 08:18 WIB

Pangeran Tidur Arab Saudi Wafat Usai 20 Tahun Koma di Riyadh

Kamis, 17 April 2025 - 08:37 WIB

Kurangi Ketegantungan Impor Mineral Kritis dari Tiongkok, Presiden AS Donald Trump Minta Mendag

Kamis, 3 April 2025 - 11:31 WIB

Gempa Dahsyat Mengguncang Myanmar, Lebih dari 2.700 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Kamis, 13 Maret 2025 - 11:22 WIB

Mesir Akhirnya Dapat Pinjaman $1,2 Miliar dari IMF Usai Lolos dari Evaluasi ke-4 Program Reformasi

Berita Terbaru