Di Tengah Reruntuhan Rumah Bangunan yang Hancur, Warga Gaza Palestina Berbuka Puasa Ramadhan

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 5 Maret 2025 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Palestina duduk di meja besar yang dikelilingi puing-puing rumah dan bangunan yang hancur saat mereka berkumpul untuk berbuka puasa. (Dok. VOA Indonesia)

Warga Palestina duduk di meja besar yang dikelilingi puing-puing rumah dan bangunan yang hancur saat mereka berkumpul untuk berbuka puasa. (Dok. VOA Indonesia)

JAKARTA – Ramadan tahun ini dimulai di bawah perjanjian gencatan senjata yang rapuh yang menghentikan perang selama 15 bulan lebih.

Perang tersebut telah menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan menghancurkan Jalur Gaza.

Di antara puing-puing bangunan yang hancur di kawasan Rafah, Gaza, hampir 5.000 orang Palestina berkumpul pada hari pertama Ramadan untuk berbuka puasa bersama pada Sabtu lalu.

Duduk menghadapi meja panjang yang berada di tengah-tengah reruntuhan itu, mereka menunggu azan magrib berkumandang sebelum menikmati hidangan berbuka mereka.

Hidangan itu disiapkan oleh para sukarelawan yang bertekad menghadirkan situasi normal sepanjang bulan suci ini.

Walid Abdel Wahab, penyelenggara acara berbuka puasa bersama di Rafah itu mengatakan.

“Hari ini hari yang sangat luar biasa karena kami menjamu lebih dari 5.000 orang dengan 5.000 hidangan berbuka.”

“Hari ini kami melukiskan kegembiraan di wajah orang-orang di sini di tengah kehancuran dan di bawah puing-puing dan reruntuhan ini.”

Ini adalah tahun kedua warga Palestina menjalankan ibadah Ramadan setelah perang antara Israel dan Hamas yang ditetapkan AS sebagai kelompok teroris.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Ramadan tahun ini dimulai di bawah perjanjian gencatan senjata yang rapuh yang menghentikan perang selama 15 bulan lebih.

Perang tersebut telah menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan menghancurkan Jalur Gaza.

Perang tersebut dipicu oleh serangan pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel.

Ketika itu, Hamas menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 orang.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, serangan militer Israel telah menewaskan lebih dari 48 ribu orang Palestina dan menghancurkan wilayah yang luas di Gaza.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infopeluang.com dan Ekonominews.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Arahnews.com dan Prabowonews.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallokaltim.com dan Apakabarbogor.com 

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sumber Berita : Voaindonesia.com

Berita Terkait

Menelusuri Peradaban Islam Lewat Sejarah Haji dan Dua Masjid Suci
Pangeran Tidur Arab Saudi Wafat Usai 20 Tahun Koma di Riyadh
Kurangi Ketegantungan Impor Mineral Kritis dari Tiongkok, Presiden AS Donald Trump Minta Mendag
Gempa Dahsyat Mengguncang Myanmar, Lebih dari 2.700 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
Mesir Akhirnya Dapat Pinjaman $1,2 Miliar dari IMF Usai Lolos dari Evaluasi ke-4 Program Reformasi
PBB Pangkas Dana untuk Pengungsi Rohingya di Indonesia Akibat Bantuan Amerika Serikat Dibekukan
Dengan Beragam Tradisinya, Umat Islam di Berbagai Belahan Dunia Sambut Ramadan
Gerakan Perjuangan Palestina Hamas Tak Izinkan Pasukan Amerika Serikat Injakkan Kaki di Jalur Gaza

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 07:00 WIB

Menelusuri Peradaban Islam Lewat Sejarah Haji dan Dua Masjid Suci

Senin, 21 Juli 2025 - 08:18 WIB

Pangeran Tidur Arab Saudi Wafat Usai 20 Tahun Koma di Riyadh

Kamis, 17 April 2025 - 08:37 WIB

Kurangi Ketegantungan Impor Mineral Kritis dari Tiongkok, Presiden AS Donald Trump Minta Mendag

Kamis, 3 April 2025 - 11:31 WIB

Gempa Dahsyat Mengguncang Myanmar, Lebih dari 2.700 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Kamis, 13 Maret 2025 - 11:22 WIB

Mesir Akhirnya Dapat Pinjaman $1,2 Miliar dari IMF Usai Lolos dari Evaluasi ke-4 Program Reformasi

Berita Terbaru