JAKARTA – Ramadan tahun ini dimulai di bawah perjanjian gencatan senjata yang rapuh yang menghentikan perang selama 15 bulan lebih.
Perang tersebut telah menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan menghancurkan Jalur Gaza.
Di antara puing-puing bangunan yang hancur di kawasan Rafah, Gaza, hampir 5.000 orang Palestina berkumpul pada hari pertama Ramadan untuk berbuka puasa bersama pada Sabtu lalu.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Lebih dari 5.000 Merek Bahas Tren Global di Ajang Shenzhen Gift Fair 2026 yang Digelar RX Huabo

SCROLL TO RESUME CONTENT
Duduk menghadapi meja panjang yang berada di tengah-tengah reruntuhan itu, mereka menunggu azan magrib berkumandang sebelum menikmati hidangan berbuka mereka.
Hidangan itu disiapkan oleh para sukarelawan yang bertekad menghadirkan situasi normal sepanjang bulan suci ini.
Walid Abdel Wahab, penyelenggara acara berbuka puasa bersama di Rafah itu mengatakan.
Baca Juga:
Ruijie Networks Gelar 2026 SBG APAC Channel Partner Summit di Chongqing; Luncurkan Merek SME Cybrey
“Hari ini hari yang sangat luar biasa karena kami menjamu lebih dari 5.000 orang dengan 5.000 hidangan berbuka.”
“Hari ini kami melukiskan kegembiraan di wajah orang-orang di sini di tengah kehancuran dan di bawah puing-puing dan reruntuhan ini.”
Ini adalah tahun kedua warga Palestina menjalankan ibadah Ramadan setelah perang antara Israel dan Hamas yang ditetapkan AS sebagai kelompok teroris.
Ramadan tahun ini dimulai di bawah perjanjian gencatan senjata yang rapuh yang menghentikan perang selama 15 bulan lebih.
Baca Juga:
Kebangkitan Desa Pegunungan: “Homestay Economy” di Guizhou Jadi Angin Segar bagi Desa-Desa Etnik
Hisense Lansir Seri UR9, Terobosan Baru dalam Displai True RGB MiniLED
Perang tersebut telah menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan menghancurkan Jalur Gaza.
Perang tersebut dipicu oleh serangan pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel.
Ketika itu, Hamas menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 orang.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, serangan militer Israel telah menewaskan lebih dari 48 ribu orang Palestina dan menghancurkan wilayah yang luas di Gaza.***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infopeluang.com dan Ekonominews.com
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Arahnews.com dan Prabowonews.com
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallokaltim.com dan Apakabarbogor.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).
Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).
Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.
Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Sumber Berita : Voaindonesia.com




















