Kemenlu Tiongkok Merespons Pertanyaan Terkait Kontak Pemerintahnya dengan Bashar al-Assad

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 10 Desember 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning. (Instagram.com @maoning_mfa)

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning. (Instagram.com @maoning_mfa)

SERAMBIISLAM.COM – Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyebut terus memantau situasi di Suriah secara cermat pasca runtuhnya rezim Bashar Al-Assad sehingga negara tersebut dikuasai pasukan oposisi.

Dikutip Kengpo.com, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Beijing pada Senin (9/12/2024).

“Kami memantau situasi di Suriah dengan saksama, berharap stabilitas akan segera pulih.”

“Dan pihak-pihak terkait akan menemukan penyelesaian melalui jalur politik yang akan memulihkan stabilitas dan ketertiban di Suriah,” kata Mao Ning.

Mao Ning pun menyebut kedaulatan dan keutuhan teritorial Suriah harus dihormati.

“Masa depan Suriah harus diputuskan oleh rakyat Suriah.”

“Kami berharap pihak-pihak terkait akan menemukan penyelesaian politik demi kepentingan masa depan rakyat Suriah,” tambah Mao Ning,

Mao Ning juga merespons saat ditanya apakah pemerintah Tiongkok telah melakukan kontak dengan Bashar al-Assad.

“Hubungan persahabatan Tiongkok dengan Suriah adalah untuk semua rakyat Suriah,” ungkap Mao Ning.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Rezim di Suriah dipastikan jatuh pada Minggu (8/12/2024) setelah pasukan militernya kehilangan kendali atas Ibu Kota Damaskus yang diserbu pasukan oposisi bersenjata sejak Sabtu (7/12/2024).

Pertempuran di Damaskus menjadi babak akhir dari perang saudara Suriah yang berlangsung sejak 2011.

Eskalasi pertempuran antara pasukan rezim dengan kelompok oposisi pecah pada 27 November 2024 dari kawasan pedesaan di barat Aleppo, kota besar di Suriah utara.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoekbis.com dan Pangannews.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Bogorterkini.com dan Hallopresiden.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 08531555778808781555778808111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Menelusuri Peradaban Islam Lewat Sejarah Haji dan Dua Masjid Suci
Pangeran Tidur Arab Saudi Wafat Usai 20 Tahun Koma di Riyadh
Kurangi Ketegantungan Impor Mineral Kritis dari Tiongkok, Presiden AS Donald Trump Minta Mendag
Gempa Dahsyat Mengguncang Myanmar, Lebih dari 2.700 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
Mesir Akhirnya Dapat Pinjaman $1,2 Miliar dari IMF Usai Lolos dari Evaluasi ke-4 Program Reformasi
PBB Pangkas Dana untuk Pengungsi Rohingya di Indonesia Akibat Bantuan Amerika Serikat Dibekukan
Di Tengah Reruntuhan Rumah Bangunan yang Hancur, Warga Gaza Palestina Berbuka Puasa Ramadhan
Dengan Beragam Tradisinya, Umat Islam di Berbagai Belahan Dunia Sambut Ramadan

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 07:00 WIB

Menelusuri Peradaban Islam Lewat Sejarah Haji dan Dua Masjid Suci

Senin, 21 Juli 2025 - 08:18 WIB

Pangeran Tidur Arab Saudi Wafat Usai 20 Tahun Koma di Riyadh

Kamis, 17 April 2025 - 08:37 WIB

Kurangi Ketegantungan Impor Mineral Kritis dari Tiongkok, Presiden AS Donald Trump Minta Mendag

Kamis, 3 April 2025 - 11:31 WIB

Gempa Dahsyat Mengguncang Myanmar, Lebih dari 2.700 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Kamis, 13 Maret 2025 - 11:22 WIB

Mesir Akhirnya Dapat Pinjaman $1,2 Miliar dari IMF Usai Lolos dari Evaluasi ke-4 Program Reformasi

Berita Terbaru