SERAMBI ISLAM – Negeri ini sepertinya berantakan. Baru baru ini berita di media online Republika cukup lucu tetapi membuat hati trenyuh.
Di mana vaksin yang sudah “expired date” akan didiskusikan dengan pakar untuk kemungkinan diperpanjang masa lakunya. Weleh.
Rupanya sekarang ini musimnya mundur-munduran setelah ramai kemarin soal pemilu yang diusulkan untuk ditunda oleh tiga Ketum Partai yaitu PKB, PAN, dan Golkar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski partai politik lain tidak sejalan tetapi usulan ini membuat heboh. Menko Luhut dan Presiden dikait-kaitan dengan ajuan penundaan tersebut.
Presiden yang akan kedaluwarsa pada tahun 2024 diwacanakan diperpanjang.
Presiden sendiri ambigu menyikapinya di satu sisi akan taat Konstitusi, artinya akan patuh pada masa jabatan hanya dua periode.
Baca Juga:
BAW Resmi Masuk ke Pasar Mobil Setir Kanan Indonesia di GIIAS 2026
Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen
EVALUE, Operator SPKLU Terbesar di Taiwan, Ekspansi ke Indonesia dan Resmikan Kantor di Jakarta
Baca konten lengkapnya di Hallopresiden.com dalam artikel Perpanjangan Masa Waktu Vaksin Kedaluwarsa Bakal Timbulkan Masalah Baru*











