SERAMBI ISLAM – Polri masih terus berupaya menangkap tersangka kasus penistaan agama Saifuddin Ibrahim yang diduga berada di Amerika Serikat (AS).
Setidaknya ada dua opsi penegakan hukum yang bakal dilakukan kepada tersangka.
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes. Pol. Gatot Repli Handoko, S.I.K., menjelaskan bahwa opsi pertama adalah Saifuddin Ibrahim diminta menyerahkan diri untuk pulang ke Indonesia.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Laporan Omdia Semester I-2026: Hisense Pimpin Pasar Global TV 100 Inci ke Atas
ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika tidak mau, masih ada opsi kedua. Yakni, pihaknya telah bekerja sama dengan FBI untuk menangkap tersangka di Amerika Serikat.
“Kita masih berkoordinasi dengan FBI untuk proses pemulangan antara dia menyerahkan diri atau diamankan oleh FBI,” jelas Kabag Penum, Sabtu 14 Mei 2022.
Ia melanjutkan bahwa pihaknya juga masih menunggu hasil koordinasi antara Hubinter Mabes Polri dengan FBI.
Khususnya mengenai rencana pengembalian tersangka dari AS.
“Jadi intinya kepolisian masih berkoordinasi dengan FBI dalam hal ini pihak Hubinter terkait dilakukan proses pemulangan,” ujarnya.***













