SERAMBI ISLAM – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengunjungi Pondok Pesantren Attauhidiyah Giren Talang, Kabupaten Tegal, Kamis malam, 5 Mei 2022.
Kedatangan Prabowo disambut langsung oleh pimpinan ponpes, KH Ahmad Saidi, rupanya Kyai Ahmad telah menanti kedatangan Prabowo ke kediamannya.
Kyai Ahmad pun mendoakan Prabowo agar senantiasa diberi kesehatan dan juga kekuatan.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
HunterLab luncurkan Vista® L2 dengan rentang pengukuran yang diperluas menjadi 710 nm
FLIN Rilis Layanan Mediasi Utang, Jadi Platform Credit Wellness Pertama di Indonesia
DJI Matrice 4E dan DJI Terra Petakan Lereng Es Khumbu di Gunung Everest Selama Musim Pendakian 2026

SCROLL TO RESUME CONTENT
Agar bisa menjadi pemimpin bangsa dan negara Indonesia, demi mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi rakyat.
“Saya termakasih atas kebaikan Pak Kyai dalam menerima kedatangan saya.”
“Saya kira mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur adalah cita-cita setiap insan pemimpin bangsa ini ya,” kata Prabowo.
Baca Juga:
TMGM Perkuat Kemitraan dengan Chelsea FC Lewat Tur Pramusim 2026 di Asia-Pasifik
Ruang Pamer Produk Pelapis Terbesar di Dunia — 3TREES Catat Guinness World Record
KH Ahmad Saidi menyampaikan terimakasih karena sudah berkenan menyempatkan waktu untuk berkunjung ke ponpesnya.
“Terimakasih Pak Prabowo sudah berkenan untuk berkunjung. Suatu kehormatan bagi kami, selamat datang, selamat lebaran Pak Prabowo,” ujar Kyai Ahmad.
Prabowo mengatakan, kunjungannya ini merupakan silaturahmi lebaran dengan sahabat lamanya.
“Ya saya terimakasih sudah diterima oleh Pak Kyai, suasana liburan ini akan lebih baik jika kita isi dengan kegiatan-kegiatan silaturahmi dengan sahabat lama ya,” ujar Prabowo.
Kemudian, Prabowo bersama rombongan diperkenankan masuk ke dalam ruang tamu. Di situ, Kyai Ahmad dan Prabowo terlihat antusias berdiskusi.
Keduanya saling memahami tentang pentingnya komitmen perjuangan untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera berdiri di atas kaki sendiri.
Kemudian Prabowo memberikan cinderamata berupa dua buah buku yang berjudul Kepemimpinan Militer dan Indonesia Paradoks. Buku itu merupakan karya Menteri Pertahanan RI.***
















