SERAMBI ISLAM – Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) telah mengonfirmasi kebenaran terkait lima warga negara Indonesia (WNI) yang dituding Amerika Serikat terlibat dalam Foreign Terrorist Fighters (FTF) ISIS menjadi fasilitator keuangan.
Mengutip situs resmi Departemen Keuangan AS, lima WNI tersebut antara lain Dwi Dahlia Susanti, Rudi Heryadi, Ari Kardian, Muhammad Dandi Adhiguna dan Dini Ramadhani.
Direktur Pencegahan BNPT, Brigjen Pol Ahmad Nurwakhid mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk menindaklanjuti 5 WNI tersebut sesuai dengan otoritas dan wewenang yang ada pada UU Nomor 9 Tahun 2013.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026
LX Pantos Indonesia Tingkatkan Komitmen CSR dengan Merenovasi Sekolah di Bekasi

SCROLL TO RESUME CONTENT
“BNPT sejatinya sudah memiliki satgas penanggulangan FTF yang dipimpin oleh Kepala BNPT, sesuai dengan keputusan Kemenko Polhukam,” ujar Ahmad, Rabu 11 Mei 2022
Berdasarkan data BNPT, Ahmad menjelaskan empat dari lima WNI tersebut berasal dari Jawa Barat.
Masing-masing bernama Dwi Dahlia Susanti dari Tasikmalaya, Rudi Heryadi dari Depok, Ari Kardian dari Tasikmalaya, dan Muhammad Dandi Adhiguna yang berasal dari Cianjur.
Baca Juga:
WYF Himpun Lebih dari 400 Pelajar dalam Ajang Future Liberal Arts Leadership Summit di Makau
“Kemudian Dini Ramadhani yang berasal dari Tegal, Jawa Tengah.”
“Kelimanya berperan sebagai fasilitator pemberangkatan hingga bisa bergabung dengan ISIS,” bebernya.
Sebelumnya, Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) Departemen Keuangan Amerika Serikat mengumumkan 5 nama fasilitator keuangan ISIS yang beroperasi di seluruh Indonesia, Suriah, dan Turki.
Kelima fasilitator tersebut memiliki peran penting yang dapat membantu memfasilitasi perjalanan ekstremis ke Suriah dan beberapa tempat lain dimana ISIS beroperasi.
Baca Juga:
Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar
Coway Raih Penghargaan IDEA Design Awards 2026, Lengkapi “Grand Slam” Desain Internasional
Gravity Game Unite Resmi Luncurkan Ragnarok Zero: Global pada 18 Agustus
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengungkap pihaknya menduga tiga dari lima WNI yang berperan sebagai fasilitator keuangan ISIS tengah berada di Suriah.
“Dua perempuan atas nama Dwi Dahlia Susanti dan Dini Ramadani diyakini kuat saat ini berada di Suriah berdasarkan dokumen perjalanan.”
“Satu lagi, Muhammad Dandi Adiguna, keterangan ayahnya berada di luar negeri mungkin di Suriah,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, Rabu 11 Mei 2022.***
















