Pilpres 2024, Erick Thohir Disebut Kandidat Cawapres yang Diterima Berbagai Kalangan

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 10 Desember 2022 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri BUMN Erick Thohir. (Dok. Bumn.go.id)

Menteri BUMN Erick Thohir. (Dok. Bumn.go.id)

SERAMBIISLAM.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir disebut sebagai kandidat calon wakil presiden (cawapres) yang dapat diterima oleh berbagai kalangan pada Pilpres 2024.

Deputi Direktur Eksekutif Populi Center Rafif Pamenang Imawan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 8 Desember 2022, menilai Erick Thohir merupakan tokoh yang konsisten banyak dapat dukungan masyarakat, bahkan karakteristik Erick Thohir mampu merangkul berbagai kalangan masyarakat.

“Misalnya, saja Erick Thohir kemudian bisa masuk membangun basis dukungan ke kelompok-kelompok Islam, tetapi dari sisi yang lebih praktis,” kata Rafif.

Menurut dia, Erick Thohir yang tidak terikat dengan partai politik (parpol) menjadi kunci menyeimbangkan setiap kepentingan. Karakteristik kepemimpinan Erick Thohir tidak perlu diragukan.

Kehadiran Erick Thohir dalam pucuk hierarki kepemimpinan di Tanah Air, kata Rafif, tentu bakal menciptakan dampak positif besar, terutama untuk dapat menjadi pemersatu pemilih Islam dari berbagai kelompok.

Hal itu lantaran banyak kelompok masyarakat islamis yang mudah dirangkul untuk membangun kolaborasi demi mendorong kemajuan bangsa ke depan.

Misalnya, kalangan masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

“Jarang kelompok Islam atau misalnya nahdiyin dan warga Muhammadiyah yang sebenarnya terbebas dalam dunia BUMN atau bisnis,” ujarnya.

Hal itu, menurut dia, menjadikan gaya kepemimpinan Erick Thohir yang terbuka membuatnya makin diterima oleh berbagai kelompok masyarakat.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

“Menjadi daya tarik untuk bisa menyatukan suara umat di Tanah Air,” kata Rafif.

Sebelumnya, Indikator Politik Indonesia mengeluarkan hasil survei terbarunya dengan menempatkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang meraih elektabilitas tertinggi dari nama-nama lain.

Untuk cawapres, nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil masih yang tertinggi dengan perolehan 19,7 persen. Menariknya, kata dia, elektabilitas Erick Thohir terus meningkat pada tahun 2022.

Di awal 2022 elektabilitas Erick hanya 7 persen. Namun, pada survei terakhir mencapai 9 persen.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Serambiislam.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Perkuat Jejaring Profesional Industri Keuangan
Haji 2026 Lebih Terjangkau, Komisi VIII DPR RI Sepakati BPIH Baru
Kick Off Indonesia Jaga Palestina: Dari Jakarta, Suara Kemanusiaan Menggema
FORNAS VIII NTB Hadirkan Panggung Rakyat, Slank Jadi Tampil Spesial
Klarifikasi Ijazah Sang Mantan Presiden Jokowi: Datang, Irit Bicara, dan Serahkan Bukti di Bareskrim Polri
Tantangan Serius Dunia Pers Modern, Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja Melanda Industri Media
Presiden Prabowo Umumkan Pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh dan Satgas PHK, Hadiah Hari Buruh
Puskopau Lanud Halim Perdanakusuma Bukan Pemilik Oriental Circus Indonesia, Ini Penegasan TNI AU

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:55 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Perkuat Jejaring Profesional Industri Keuangan

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:07 WIB

Haji 2026 Lebih Terjangkau, Komisi VIII DPR RI Sepakati BPIH Baru

Minggu, 19 Oktober 2025 - 20:08 WIB

Kick Off Indonesia Jaga Palestina: Dari Jakarta, Suara Kemanusiaan Menggema

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:35 WIB

FORNAS VIII NTB Hadirkan Panggung Rakyat, Slank Jadi Tampil Spesial

Selasa, 20 Mei 2025 - 15:24 WIB

Klarifikasi Ijazah Sang Mantan Presiden Jokowi: Datang, Irit Bicara, dan Serahkan Bukti di Bareskrim Polri

Berita Terbaru