Pilkada Jateng 2024, PDIP Sebut Elektabilitas Andika Perkasa Tinggi Meski Belum ke Lapangan

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 24 Juli 2024 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Panglima TNI, Jenderal TNI Purn. Andika Perkasa. (Insttagram.com/jendraltniandikaperkasa)

Mantan Panglima TNI, Jenderal TNI Purn. Andika Perkasa. (Insttagram.com/jendraltniandikaperkasa)

SERAMBIISLAM.COM – DPP PDI Perjuangan menanggapi wartawan mengenai peluang mantan Panglima TNI Jenderal TNI Purn. Andika Perkasa untuk diusung di Pilkada Jateng.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan menyatakan bahwa elektabilitas Andika Perkasa cukup tinggi meskipun belum bergerak di lapangan.

“Loh Pak Andika belum bergerak, elektoralnya sudah masuk lima besar di Jateng,” ucap Hasto.

Meski begitu, pria asal Yogyakarta itu menegaskan bahwa keputusan final mengenai pencalonan Andika Perkasa masih harus menunggu.

Terkait keputusan resmi dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Tapi nanti Ibu Mega yang akan memutuskan karena ada yang mengusulkan Pak Andika juga untuk di Jakarta,” kata Hasto.

Hasto menjelaskan bahwa partainya akan memprioritaskan mengusung kader internal.

Pada Pilkada Jawa Tengah, Bali, dan sejumlah daerah lain yang menjadi basis dari partai berlambang banteng moncong putih itu.

Hal itu disampaikan Hasto menjawab wartawan seusai mengisi pengarahan Pilkada Serentak 2024 di Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

“Ya PDI Perjuangan Jateng, Bali, dan daerah-daerah basis, partai akan mendorong kader internal partai,” kata Hasto.

Menurut dia, mengusung kader internal dalam kontestasi pilkada serentak merupakan bagian dari muruah partai dan kaderisasi yang autentik terjadi di tubuh PDI Perjuangan.

“Oleh karena itu, bagian dari pride dan juga bagaimana kaderisasi dan percaya terhadap kader partai sendiri,” ujarnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Duniaenergi.com dan Infomaritim.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Topikpost.com dan Hariansumedang.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

 

Berita Terkait

Dari Sidang MPR Hingga Sound Horeg, Eko Patrio Buka Fakta
KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah
Sohibul Iman Jadi Ketua Majelis Syuro PKS, Al Muzammil Yusuf Diangkat Sebagai Presiden Baru
Pembongkaran Bangunan Ormas di Lahan BMKG Jadi Sorotan Publik dan Politik
Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Gagal di BPIP, Jadwal Baru Sedang Diatur Secara Khusus
Presiden Prabowo Subianto Larang Kader Partai Gerindra Serukan 2 Periode Sebelum Lakukan Evaluasi
Ahmad Muzani Sebut Tak Bahas Mundurnya Hasan Nasbi, Saat Makan Siang Bersama Prabowo Subianto
Hidayat Nur Wahid Dukung Penangkapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Ini Alasannya

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:48 WIB

Dari Sidang MPR Hingga Sound Horeg, Eko Patrio Buka Fakta

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:30 WIB

KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah

Kamis, 5 Juni 2025 - 07:07 WIB

Sohibul Iman Jadi Ketua Majelis Syuro PKS, Al Muzammil Yusuf Diangkat Sebagai Presiden Baru

Senin, 26 Mei 2025 - 11:06 WIB

Pembongkaran Bangunan Ormas di Lahan BMKG Jadi Sorotan Publik dan Politik

Rabu, 21 Mei 2025 - 15:45 WIB

Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Gagal di BPIP, Jadwal Baru Sedang Diatur Secara Khusus

Berita Terbaru