Bank Muamalat Pimpin Sindikasi Bangunan RS NU di Jawa Barat Seenilai Rp240 Miliar

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 7 November 2022 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Bank Muamalat. (Dok. Bankmuamalat.co.id)

Gedung Bank Muamalat. (Dok. Bankmuamalat.co.id)

SERAMBIISLAM.COM -PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) memimpin sindikasi pembiayaan pembangunan rumah sakit milik Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Barat, dengan total dana yang disalurkan senilai Rp240 miliar.

Chief Wholasale Banking Officer Bank Muamalat Irvan Y. Noor, mengatakan rumah sakit yang berlokasi di Kabupaten Cianjur ini menggandeng Edelweiss Healthcare Group, dan merupakan RS pertama milik NU di Provinsi Jawa Barat.

Lebih lanjut, rumah sakit ini diproyeksikan akan menjadi rumah sakit modern dengan memiliki sarana dan prasarana yang lengkap.

“Pembangunan rumah sakit ini merupakan kolaborasi dari berbagai pihak, khususnya Nahdlatul Ulama, Edelweiss Healthcare Group, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan BPKH selaku pemegang saham pengendali Bank Muamalat saat ini.”

“Kami berharap pembangunan rumah sakit ini dapat membantu masyarakat di Jawa Barat untuk mendapatkan fasilitas layanan kesehatan yang lebih baik lagi,” ujar Irvan.

Adapun, penandatanganan mandate letter Bank Muamalat sebagai lead arranger pembiayaan sindikasi ini, telah dilaksanakan di Kabupaten Cianjur belum lama ini, yang dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Dimana, pembiayaan ini menggunakan akad Ijarah Maushufah Fii Dzimmah (IMFD) dengan tenor antara 8 hingga 10 tahun, dengan proyek direncanakan akan tuntas pada tahun 2023.

Selain itu, dalam pengoperasian rumah sakit akan menggunakan layanan perbankan milik Bank Muamalat, di antaranya cash management system, payroll, dan pembayaran QR code Muamalat.

Seperti diketahui, setelah aksi korporasi berupa injeksi modal dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) senilai Rp3 triliun.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Bank Muamalat gencar melakukan penyaluran pembiayaan, baik secara bilateral maupun sindikasi untuk memperkuat portofolio perseroan khususnya di segmen korporasi.

Sebagai informasi, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) belum lama ini memberikan peringkat idA+ dengan prospek stabil kepada Bank Muamalat dan instrumen sukuk mudharabah 2021 Bank Muamalat.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Serambiislam.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Tersertifikasi Syariah, Komitmen Bank Kustodian BRI Tingkatkan Layanan Pengelolaan Aset Nasabah
Pangsa Pasar Meningkat, Perbankan Syariah Dinilai OJK Tunjukkan Kinerja dan Ketahanan yang Baik
Masih Sangat Rendah, Literasi Keuangan Syariah di Indonesia Menurut Pakar Ekonomi
Nadhlatul Ulama Beri Dukungan Kembangkan Ekonomi Syariah, Usai Erick Thohir Pimpin MES Lagi
Terbaik dalam Sejarah Perseroan BTPN Syariah Raih laba Rp1,78 Triliun di Tahun 2022
Komnas Ekonomi dan Keuangan Syariah Sebut 35.953 Sertifikat Halal Telah Diterbitkan bagi UMK
Isra Festival, Ajang Industri Travel Wisata Halal Berlomba Tawarkan Promo Spesial Akhir Tahun
Melalui Paviliun Indonesia, Perusahan Indonesia Ikuti Pameran Produk Jalal di di Istanbul, Turki

Berita Terkait

Kamis, 9 Januari 2025 - 11:00 WIB

Tersertifikasi Syariah, Komitmen Bank Kustodian BRI Tingkatkan Layanan Pengelolaan Aset Nasabah

Jumat, 25 Oktober 2024 - 15:33 WIB

Pangsa Pasar Meningkat, Perbankan Syariah Dinilai OJK Tunjukkan Kinerja dan Ketahanan yang Baik

Kamis, 24 Oktober 2024 - 11:38 WIB

Masih Sangat Rendah, Literasi Keuangan Syariah di Indonesia Menurut Pakar Ekonomi

Selasa, 3 Oktober 2023 - 15:03 WIB

Nadhlatul Ulama Beri Dukungan Kembangkan Ekonomi Syariah, Usai Erick Thohir Pimpin MES Lagi

Senin, 13 Februari 2023 - 09:13 WIB

Terbaik dalam Sejarah Perseroan BTPN Syariah Raih laba Rp1,78 Triliun di Tahun 2022

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB