SERAMBI ISLAM – Wakil Presiden Ma’ruf Amini mengatakan ada keinginan pemerintah untuk memasukkan atau memiliki saham Bank Syariah Indonesia (BSI), yang saat ini masih dimiliki oleh Bank Himbara.
“Kan BSI itu sekarang sahamnya milik bank-bank Himbara, jadi masih belum menjadi sahamnya negara. Ada keinginan di BSI itu ada sahamnya negara di situ,” kata Wapres di Jakarta, Selasa.
Dia menyampaikan keinginan pemerintah memiliki saham di BSI masih dalam proses pengkajian. Kepemilikan saham pemerintah di BSI untuk memperkuat posisi BSI.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga: Wapres: Kompolnas harus diperkuat bukan dibubarkan
“Ini sedang dilakukan pengkajian seberapa mungkin itu bisa dilakukan,” ujarnya.
Dia berharap dengan kepemilikan saham pemerintah di BSI, maka posisi BSI yang saat ini sudah masuk bank syariah 10 besar nasional, bisa semakin besar ke depannya.
Baca Juga:
Gupshup Meluncurkan Voice AI Platform Mandiri, Memperluas Interaksi Percakapan ke Panggilan Telepon
Kehidupan yang Didukung AI: TCL Hadirkan Inovasi AI dalam Kehidupan Sehari-hari di IFA 2026
Hisense Perkenalkan Konsep “Companion Living” Berbasis AI di IFA 2026
“Supaya lebih besar lagi ketika saham pemerintah resmi masuk BSI,” terangnya.***












