SERAMBI ISLAM – Masjid Layur atau yang biasa disebut dengan Masjid Menara, merupakan bangunan masjid tua di Kota Semarang yang didirikan sekitar tahun 1802.
Tepatnya berada di Jalan Layur, daerah kampung Melayu. Masjid ini dibangun oleh para pedagang Arab yang membawa barang dagangannya menggunakan kapal.
Karena lokasinya yang sangat strategis yaitu berada di samping sungai Mberok, banyak pedagang Arab yang singgah dan menempati kampung tersebut.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Bangun Masa Depan Nol Karbon | LiuGong Gelar Global Customer Day Keenam di Liuzhou
Creality Rayakan 12 Tahun Inovasi dengan KliTek™ dan Ekspansi Ekosistem Berbasis AI

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada awalnya bangunan masjid terdiri dari dua lantai, tapi karena adanya banjir Rob bangunan masjid pada lantai satu tidak lagi berfungsi sebagai tempat ibadah.
Masjid mengalami peninggian tanah sekitar dua hingga tiga meter untuk menghindari banjir Rob.
Untuk perawatan masjid diperoleh dari rumah – rumah wakaf yang disewakan di sekitar masjid.
Baca Juga:
EngineAI Resmikan Pabrik Cerdas di Shenzhen, Robot Humanoid T800 Mulai Dikirim secara Massal
Gravity Game Unite (GGU) Tutup OBT MMORPG PC “Ragnarok Zero: Global” dengan Sukses Besar
Tidak hanya dipakai sebagai tempat ibadah dan kegiatan Islam lainnya, Masjid Layur mempunyai keunikan yang cukup menarik di sepanjang Bulan Ramadhan yaitu kegiatan buka bersama.
Selain takjil buah kurma dan aneka kue, tradisi yang khas adalah menyajikan kopi Arab untuk menemani saat berbuka puasa.
Masjid menara atau masjid layur merupakan tetenger kawasan dan merupakan salah satu masjid tua di Semarang.***
Buat yang hobby berbagi tulisan, ayo menulis hikayat, cerita rakyat ataupun asal usul sejarah di kota Anda, artikel dapat dikirim lewat WhatsApp ke: 0855-7777888.
Baca Juga:
Boleh rewrite (menulis ulang) dari sumber resmi maupun website pemerintah dengan mencantumkan sumbernya, namun dilarang menyadur dari portal berita atau media online lain.
















